Review Game FIFA 20, Pernah Main?

King of the Virtual Pitch yang tak perlu diragukan lagi sudah Kembali dengan rilisan terbarunya, FIFA 2020 sudah tersedia di seluruh dunia pada 24 September 2019.

Seperti halnya dengan hampir setiap game olahraga saat ini, dibutuhkan bgeberapa saat untuk benar – benar bisa memberikan review mengenai kelebihan dan kekurangan game FIFA 20. Untuk kalian yang ingin memainkan game ini, yuk simak dulu review game FIFA 20 berikut ini.

Kelihatannya ini menjadi salah satu aspek permainan yang paling sulit dikuasai oleh para developer game olahraga.

Kalian mungkin ingat saat – saat Ketika hampir setiap seri utamanya mengalami kesulitan menentukan tuning yang tepat yang membedakan keterampilan dan kecepatan.

Untungnya, EA sudah menemukan campuran yang tepat di FIFA 20. Di FIFA 19 kecepatan pemain bgek kalian hampir tidak penting karena mereka akan mempengaruhi permainan di level tinggi.

Itu juga bukanlah masalah di FIFA 20. Lionel Messi dan Mo Salah akan secara teratur membodohi bek yang lambat.

Siapapun yang mengendalikan bek harus mengimbangi kurangnya ketangkasan dan kecepatan di FIFA 20 dengan Gerakan antisipatif. Ini adalah dinamika yang hebat dan logis.

Keluhan kebanyakan pemain adalah karena adanya pertumpukkan antar pemain di lapangan saat berbenturan. Namun, belum ada lagi kesalahan yang fatal dalam pergerakan bolanya.

Walau begitu, pergerakan bola di dalam game FIFA 20 ini bola tampaknya terbang dengat sudut dan ketinggian yang lebih realistis, serta kecepatan yang sesuai.

Ini merupakan permainan yang kelihatannya lebih didasarkan pada passing cepat dan memanfaatkan keterampilan unik pencetak gol paling berbakat dalam permainan.

Artinya, FIFA 20 sangat spesifik untuk era dunia sepak bola saat ini. FIFA Ultimate Team sendiri merupakan mode paling popular dalam seri ini, dan karenanya juga yang paling dikritik.

Para pengembang juga tidak memaksa siapa pun untuk memainkan mode ini atau membelanjakan uang nyata untuk meningkatkan tim mereka.

Banyak orang yang memilikinya dan selalu ada berbagai tingkat obsesi dan pengeluaran. Ultimate Team dan mode mode serupa bukanlah seperti apa yang dilihat oleh para kritikus yang kejam.

Sebaliknya, masalahnya terletak pada kurangnya control diri dan keengganan untuk menerima bahwa beberapa orang memainkan permainan yang berbeda dari yang lain.

Akhirnya, konsumen menghabiskan jutaan dollar untuk Ultimate Team dan tidak ada tanda – tanda akan berhenti.

Para kritikus jelas merupakan minoritas vocal. Hal terbaik yang bisa dilakukan orang yang menemukan kesalahan dalam konsep ini adalah menahan diri untuk tidak membayar atau bahkan memainkan mode itu.

Jika cukup banyak orang yang merasakan hal yang sama, EA dan perusahaan lain akan terpaksa mengubah strategi karena keuntungan mereka akan menurun.

Asumsi bahwa pendapatan Sebagian besar berasal dari anak di bawah umur sangatlah keliru. Berdasarkan informasi yang diketahui, Sebagian besar pendapatan yang diperoleh berasal dari orang dewasa muda.

EA juga mulai mengungkap kemungkinan pack odds di FIFA 19 dan itu berlanjut ke FIFA 20. Konsumen tahu apa yang mereka hadapi, dan itu merupakan pilihan mereka untuk berpartisipasi.

Lagipula, ada cara untuk bermain Ultimate Team tanpa mengeluarkan uang nyata. Tampaknya Battle Pass diciptakan untuk memuaskan mereka yang kecewa dengan konsep loot box tradisional.

Seperti banyak game non olahraga, FIFA menawarkan cara untuk meraih hadiah dalam Ultimate Team yang semata – mata didasarkan pada penyelesaian tantangan tertentu.

Imbalan ini tersedia dalam waktu yang terbatas, stok yang berputar, namun ini merupakan cara yang bagus untuk memenangkan penggemar yang benar – benar menentang pengluaran uang nyata untuk pemain dengan peringkat tinggi atau pay to win.

FIFA juga telah lama memiliki beberapa game mini yang paling menghibur dan menyenangkan dalam genre game video olahraga dan itu berlanjut di game tahun ini. EA sudah melangkah sedikit lebih jauh dengan King of the Hill dan Mystery Ball.

Dalam Mystery Ball, tim yang memiliki bola menerima dorongan untuk atribut acak, dan memberikan nilai yang berbeda untuk gol berikutnya.

Kong of the Hill bermain sebagaimana mestinya, kalian harus bertempur karena memiliki bola di zona lapangan dan ini akan menentukan berapa banyak gol berikutnya yang akan bernilai.

Ini juga merupakan jenis mode di mana kalian hanya ingin bermain 15 – 20 menit Bersama teman – teman namun akhirnya bermain selama 2 jam.

Itulah sedikit review game FIFA 2020. Semoga bermanfaat.